Beto Siap Selamatkan Sriwijaya Di Liga 1

Beto-Siap-Selamatkan-Sriwijaya-Di-Liga-1

Belum lama pulang dari timnas Indonesia, ya Alberto Goncalves sudah di hadapkan dengan misi yang benar-benar sangat berat. Dimana dirinya di harapkan bisa hindarkan timnya dari degradasi dan Beto siap selamatkan Sriwijaya ketika di wawancarai.

Beto tiba di Palembang pada Selasa pagi setelah memperkuat timnas Indonesia dalam empat pertandingan di Piala AFF 2018. Kegagalan tim garuda melangkah ke semifinal jelas akan untungnya. Ya sang pemain mendapatkan kesempatan untuk membantu Sriwijaya FC yang saat ini tengah berjuang untuk hindari zona merah.

Dengan kekuatan yang sudah oke khususnya di lini depan. Maka manajemen SFC berharap agar Beto dan kolega mampu meberikan kemenangan demi kemenangan di sisa laga Liga 1 2018 bersama bukalapak. Secara metmatis peluang untuk bertahan tetap ada. Namun hal itu harus di buktikan di sisa laga klub kebanggan palembang tersebut.

Beto Siap Selamatkan Sriwijaya dari degradasi, ini komentarnya

Beto-Siap-Selamatkan-Sriwijaya-Di-Liga-1-1

“Saya sudah tiba di Palembang. Saya langsung pulang ke sini karena saya ingin membantu tim agar bisa meraih kemenangan. Dimana di harapkan dengan kemenangan demi kemenangan kami bisa tetap bertahan di Liga 1. Memang tidak akan mudah nantinya. Namun kami siap berjuang keras.”Kata Beto siap selamatkan sriwijaya kepada media.

Sriwijaya saat ini berada di posisi teratas dalam zona degradasi yaitu posisi ke 16 dengan 36 poin. Laskar Wong Kito hanya unggul dua poin dari PSMS Medan yang berada di dasar klasemen. Namun, mereka juga memiliki poin yang sama dengan Perseru Serui yang berada di peringkat ke 15.

Dimulai kalahkan Mitra Kukar, Beto Siap Selamatkan Sriwijaya

Sriwijaya masih bisa lolos dari degradasi ke Liga 2 asalkan mampu meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Hal ini membuat Beto siap selamatkan sriwijaya dan termotivasi segera fokus bersama timnya terutama untuk menatap laga berikutnya.

“Saya harus langsung fokus dengan klub setelag hampir satu bulan memperkuat timnas Indonesia. Saya ingin membantu Sriwijaya FC mengalahkan Mitra Kukar.”Tutup pemain asal Brasil yang pernah memperkuat Persipura Jayapura untuk waktu lama tersebut.

Desakan Edy Rahmayadi Mundur Menguat

Desakan-Edy-Rahmayadi-Mundur-Menguat

Meski desakan Edy Rahmayadi Mundur mengalir deras. Namun posisinya sepertinya masih akan aman. Sebab menurut anggota exco PSSI, Gusti Randa menyatakan belum ada desakan serupa di dalam tubuh federasi sepakbola Indonesia tersebut.

Desakan sang ketum untuk menanggalkan jabatannya sebagai keutau umum PSSI semakin nyaring terdengar seiirng kegagala timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Publik menganggap Edy tidak becus melaksanakan tugasnya sbagai ketua umum PSSI. Tagar #edyout semakin mucul di dunai maya. Masyarakat meminta agar mantan pangilima komandi angkatan darat itu fokus pada jabatannya sebagai gubernur Sumatera Utara.

Namun, desakan suara suporter timnas Indonesia berbanding terbalik dengan anggota pssi . Sampai saat ini, belum ada satupun anggita PSSI yang menyuarakan desakan agar Edy Rahmayadi mundur. Gusti Randa mengatakan PSSI baru akan melakukan kongres tahunan pada Januari 2019. Itupun belum tentu bakal menjema menjadi kongres luar biasa yang bermuara pada desakan Edy Rahmayadi Mundur.

Desakan Edy Rahmayadi Mundur, Gusti Randa Pastikan Sang Ketum Aman

Desakan-Edy-Rahmayadi-Mundur-Menguat-1

Kongres di Bali iyu kongeres tahunan. Bisa saja itu menjelma menjadi KLB namun tergantung voter. Akan tetapi, saya kira terlalu jauh untuk kami mengatakan bakal diadakan KLB. Sebab, KLB itu harus ada tahapan-tahapannya juga.

PSSI organisasi besar, saat ini tidak ada satupn suat dari member anggota pemilik suara PSSI yang meminta Edy Out. Mekanismenya pun sudah jelas karena Pak Edy memang tidak dipilh masyarakat. Namun member. Namun, member tidak ada satupun yang bicara Edy out.

Para Fans Geram, Desakan Edy Rahmaydi Mundur di GBK Menggema

Desakan Edy Rahmayadi Mundur benar-benar terasa di GBK saat timnas Indonesia melawa Filipina. Dimana sepanjang jalannya pertandingan para suporter terus bernyanyi dengan mendesak agar dirinya segera mundur dari jabatannya.

Kegeraman para suporter lantaran dibawah arahannya PSSI justru kian merosot. Khususnya di level senior. Bahkan di musim ini saja banyak keputusan-keputusannya yang kontrversi. Dimana jelas ini akan merugikan sepakbola Indonesia dan juga para pemain sepakbola. Sehingga kalangan inginkan adanya perubahan di tubuh PSSI.

 

Edy Rahmayadi Harus Mundur Dari Ketua PSSI

Edy-Rahmayadi-Harus-Mundur-Dari-Ketua-PSSI-

Timnas Indonesia sudah dipastikan tersingkir dari gelaran AFF 2018. Dan buntut buruknya performa garuda merah putih membuat para fans meminta agar Edy Rahmayadi harus mundur. Khususnya dari jabatannya sebagai ketua PSSI.

Berikut ini empat alasan Edy Rahmayadi harus mundur dari ketua umum PSSI.

Edy-Rahmayadi-Harus-Mundur-Dari-Ketua-PSSI-1

Performa Buruk Timnas

Alasan pertama Edy Rahmayadi harus mundur dikarenakan penampilan timnas Indonesia sangatlah buruk sekali. Ya dibawah kendalinya justru semakin merosot. Mereka mampu menembus final piala AFF 2016 tetapi usai itu tidak ada peningkatan dan bahkan saat ini tenga kesulitan.

Dari empat laga yang sudah di jalani timnas hanya mampu meraih satu kemenangan, satu kali imbang dan dua kali menelan kekalahan. Dimana hasil itu tentunya sangat memalukan. Pasalnya Indonesia di tahun ini menjadi salah satu kandida juara setelah adanya regenerasi pemain di semua level.

Liga 1 Tetap Bergulir

Salah satu hal yang cukup mengejutkan bagi pecinta sepakbola pada umumnya adalah tetap bergulirnya Liga 1 selama perhelatan Piala AFF 2018. Anehnya, pertadingan liga dimainkan pada hari timnas Indonesia kalah dari Singapura di laga pembuka dan beberaa jam sebelum kick off melawan Thailand juga.

Dengan begitu banyak para suporter timnas banyak yang protes karena PSSI mengizinkan pertandingan liga untuk terus berjalan disaat timnas mereka berjuang di Piala AFF 2108. Itulah yang membuat Edy Rahmayadi harus mundur dari jabatannya.

Lupa Pasang Patch di Jersey

Setelah pertandingan liga tetap berjalan selama Piala AFF 2018, PSSI kembali menjadi sorotan karena mereka lupa memasang patch turnamen pada seragam pemain dalam laga melawan Timor Leste. Alhasil mereka mendapatkan denda sebesar 73 juta rupiah.

Dimana jelas hal ini membuat para fans geram dan menilai keteledoran tersebut seharusnya tidak perlu terjadi. Pasalnya AFF merupakan event dua tahunan sepakbola Asia Tenggara yang rutin digelar. Hal itulah yang membuat Edy Rahmayadi harus mundiur dalam waktu dekat ini.

Rangkap Jabatan

Alasan lainnya Edy Rahmayadi harus mundur. Pasalnya kini dirinya tengah  menjabat sebagai gubernur Sumatera Utara dan ketua umum PSSI. Bahkan sejumlah petisi sudah banyak dilakukan dan demikian juga di beberapa laga resmi Internasional termasuk Piala AFF tahun ini.

Riedl Komentari Timnas Indonesia Di AFF 2018

Riedl-Komentari-Timnas-Indonesia-Di-AFF-2018

Hasil imbang 1-1 antara Filipina kontra Thailand tentu saja membuat langkah merah putih otomatis kandas. Dan Afred Riedl komentari timnas Indonesia. Dimana dirinya menyatakan sangat sedih melihat tim yang pernah dia tangani harus gagal total di ajang AFF 2018.

Seperti diketahui, timnas Indonesia harus menelan kenyataan pahit di Piala AFF tahun ini. Usai tim Garuda harus tersingkir dari turnamen sepakbola paling bergengsi di Asia Tenggara itu. Bahkan di saat masih memiliki satu pertandingan lagi di fase grup.

Hal ini pun langsung membuat mantan pelatih timnas Afred Riedl angkat bicara soal kegagalan tersebut.  Juru racik yang kini berada di Austria memberikan jawaban-jawabannya saat di wawancarai langsung oleh media Indonesia.

Riedl Komentari Timnas Indonesia dan Berikut  Ini tanggapannya.

Riedl-Komentari-Timnas-Indonesia-Di-AFF-2018-1

Ikut Bersedih

Sebagai pelatih timnas Indonesia dalam tiga edisi di ajang AFF.  Alfred cukup memahami betul seleuk beluk sepabola Indonesia dan negara-negara  Asia Tenggara. Pasalnya dirinya pernh mengecap pahit dan manis bersama tim merah putih.

Tampil di final, meski akhirnya gagal juara. Pada piala AFF 2010 dan 2016 serta pernah pula merasakan terdepak dini dari Piala AFF 2014 silam. dan berikuti ini Riedl komentari timnas Indonesia “Tentu saja saya masih sangat tertarik dengan sepakbola Indonesia terutama Liga 1 dan khususnya tentang timnas Indonesia.”Kata Afred Riedl kepada media.

“Saya masih berhubungan dengan beberapa pengamat sepakbola Indonesia. Mereka yang memberikan saya informasi terkini perihal situasi sepakbola di Indonesia.”.”Sungguh sangat disayangkan timnas Indonesia tidak bisa melaju ke semifinal pada AFF tahun ini.”

Kritik PSSI

Selain Riedl komentari timnas Indonesia. Dirinya menyebut gaya ala Spanyol ke sepakbola Indonesia mungkin terkesan luar biasa. Tetapi dirinya menilai hal itu tidak cukup efektif. Pasalnya pemain timnas Indonesia harus beradaptasi dengan taktik maupun sistem latihan.

Padahal, persoalaan terbesarnya adalah pemain Indonesia. Khususnya para pemain muda jarang mendapatkan pelatihan atau pendidikan yang sama halnya dengan pemain-pemain muda di Eropa. Hal itulah yang membuat indonesia gagal.

Sang pelatih juga menilai mempercayakan posisi pelatih kepala timnas dengan sosok muda potensial. Namun belum punya pengalaman dianggapnya sangat beresiko dan patut di pertanyakan.

 

Peluang Timnas Indonesia Terbuka Di AFF 2018

Peluang-Timnas-Indonesia-Terbuka-Di-AFF-2018

Eks timnas, Kuncoro Ihwal menyatakan bahwa peluang timnas Indonesia terbuka lebar di Piala AFF 2018 ini. Bahkan peluang untuk menjadi juara masih terbuka lebar apabila mampu meraih hasil yang bagus saat berjumpa Filipina akhir pekan nanti.

Tercatat selama di fase grup skuad merah putih bisa dibilang penampilannya belum menujukan permainan yang luar biasa. Dimana mereka pada laga pertama harus menelan kekalahan tiis 1-0 saat berjumpa Singapura dilaga tandang.

Sedangkan di laga kedua Stefano Lilipaly dan kawan-kawan berhasil menang meyakinkan 3-1 kontra Timor Leste. Akan tetapi kemenangan tersebut dinilai belum memuaskan. Dimana kalangan menyebut penampilan timnas masih banyak yang perlu diperbaiki. Khususnya baik dalam bertahan dan juga menyerang.

Sementara kala menghadapi Thailand timnas Indonesia menelan kekalahan 4-2. Akan tetapi kala itu timnas unggul lebih dulu. Namun usai itu tuan rumah yang tampil di depan pendukungnya langsung meresponnya dengan mencetak empat gol sekaligus. Sedangkan timnas hanya mampu memperkecil ketertingalan lewat Fachruddin Aryanto.

Peluang Timnas Indonesia Terbuka Lebar dan Ini komentar timnas eks 90an tersebut.

Peluang-Timnas-Indonesia-Terbuka-Di-AFF-2018-1

“Peluang kita masih ada. Jangan dulu putus asa. Kendati kecil, peluang timnas Indonesia terbuka meski tipis. Saya yakin Thailand juga akan sepenuh hati menghadapi tamunya”Kata Kuncoro kepada media.

Sementara itu, apabila timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan saat melawan Filipinan maka jelas mereka akan menemani Thailand untuk melau ke babak berikutnya. Sehingga di prediksikan laga nanti akan berjalan menarik dan ketat sejak menit awal.

Kuncoro Nilai Peluang Timnas Indonesia Terbuka Jika Thailand Kalahkan Filipina

Pelatih berusia 45 tahun itu pun membeberkan alasan di balik keyakinannya bahwa Thailand akan bisa mengalahkan Filipinan. Kuncoro nilai di atas kertas kekuatan Thailand masih di atas Filipinan. Sehingga peluang timnas Indonesia terbuka.

“Mereka punya motivasi tinggi untuk bisa mengamankan peluang lolos.”Tutup Kuncoro. Timnas Indonesia saat ini masih berada di peringkat ke empat dari lima kontestan grup B. Dimana skuad Garuda hanya mengoleksi tiga poin, dimana tertingga tiga poin dari Thailand. Yang mana berada di urutan pertama.

Persija Tampil Di GBK Lagi, Teco Sangat Senang

Persija-Tampil-Di-GBK-Lagi,-Teco-Sangat-Senang

Laga tunda melawan Persela Lamongan pada pekan ke 26 Gojek Liga 1 akan terasa spesial. Pasalnya Persija tampil di Gbk kembali  pada Selasa, 20 November 2018 setelah sebelumnya harus bermain diluar ibu kota dalam beberapa pertandingan terakhir.

Tim kesayangan The Jakmani itu terakhir kali menggunakan GBK saat pertandingan melawan Home United pada babak semifonal Piala AFC zona Asean 15 Mei lalu. Setelah itu mereka tidak bisa gunakan stadion termegah di Indonesia tersebut. Dikarenakan dipakai untuk Asian Games 2018

Bahkan julukan tim musafir harus kembali dapat Bambang Pamungkas dan kolega. Pada musim ini Macan Kemayoan sempat gunakan stadion di Jaboedetabek dan di Bantul. Bahkan baru-baru ini mereka baru saja memakai stadion Wibawa Mukti Cikarang untuk gelar laga kandang.

Persija tampil di GBK lagi membuat pelatih, Stefano Cugura Teco benar-benar sangat bahagia.

Persija-Tampil-Di-GBK-Lagi,-Teco-Sangat-Senang-1

“Kami sangat senang dimana Persija tampil di GBK. Yang mana merupakan paling bagus di Indonesia. Kami sudah lama menunggu untuk balik kesini,”Kata Stefano Cugurra Teco kepada media.

“Pasti juga suporter sangat senang kami bisa main di Jakarta. Ini juga yang penting buat Suporter, pasti tunggu lama juga. Mungkin pertandingan terakhir kami main disini bulan Mei lalu.  Kami di Liga 1 hanya bermain tiga kali disini lawan Borneo, Madura United dan Arema. Jadi senang bisa balik di Jakarta lagi.

Teco Ingin usai Persija tampil di GBK, The Jakmania bisa penuhi stadion.

Persija-Tampil-Di-GBK-Lagi,-Teco-Sangat-Senang-2

Setelah lama tidak bermain di ibu kota untuk waktu yang lama dan kini Persija tampil di Gbk lagi. Dalam konferensi persnya pelatih asal Brasil itu juga meminta agar para fans dapat penuhi stadion. Dimana bertujuan agar para pemain semangat.

Bahkan sang pelatih juga berharap agar para fans dapat terus memberikan dukungan yang penuh di laga tersisa Macana Kemayoran dalam arungi kompetisi musim ini.

“Kami sangat butuh The Jakmania setelah Persija tampil di GBK kembali. Dimana jelas untuk pemain. Kami punya tiga laga tersisa di kandang dan satu laga tandang,”Lanjut Teco.

 

 

 

 

Tekad Persija Juara Liga 1 Siap Dihambat Aji Santoso

Pelatih kepala Persela Lamongan, Aji Santoso siap hentikan tekad Persija juara Liga 1. Pada partai tunda pekan ke 26 Gojek Liga 1 yang akan berlangsung pada hari Selasa ini. Tim Berjuluk Laskar Joko Tingkir itu berkeinginan untuk merusaka rencana tuan rumah.

Macan Kemayoran memiliki harapan mengejar PSM Makassar di puncak klasemen sementara. Pasalnya, armada Stefano Cugurra Teco hanya terpaut empat poin. Tapi Persija masih menysikan satu laga tunda melawan Persela pada hari ini.

Meski begitu, hasrat Persija untuk mendekati PSM dan meraih gelar juara Liga 1 musim ini tidak akan mudah. Sebab sang tamu ingin mengagalkan apa yang di inginkan oleh tuan rumah kala bermain di depan pendukungnya sendiri yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Aji Santoso Tegaskan Ingin Hambat Tekad Persija Juara Liga 1 Musim Ini

Tekad-Persija-Juara-Liga-1-Siap-Dihambat-Aji-Santoso-1

“Untuk pertandingan nanti, saya memang sebenarnya sudah berpikir sperti itu. Sebelum berangkat saya akan mencoba menghambat tekad PersIja Juara Liga 1 di musim ini. Karena saya melihat Persija sendiri masih memiliki kesempatan,”Kata Aji Santoso kepada media.

“Sedangkan tim kami alhumdulilah sudah terbebas dari persaingan di tim papan bawa. Paling tidak kami sudah aman dari degradasi. Artinya kami akan tampil tanpa beban. Kami akan tampil fight untuk bisa menghambat laju Persija Jakarta.”

Dalam Hentikan Tekad Persija Juara Liga 1, Aji Santoso Pastikan Skuadnya Siap.

Terkait persiapan timnya jelang laga, Aji menegaskan pasukannya dalam fit atau bisa dikatakan siap tempur untuk meladeni Marko Simic dan kolega. Dimana tidak ada pemain yang absen untuk pertandingan nanti.

“Dalam menghadapi pertandingan melawan Persija, tim kami sangat siap. Kondisi tim juga dalam kondisi bagus dan semua pemain juga bisa tampil. Artinya kekuatan kami untuk hadapi Persija dalam posisi kekuatan penuh,”Lanjut Aji Santoso yang pernah latih timnas Indonesia U-23 di Sea Games 2015.

“Nah mudah-mudahan pertandingan berjalan dengan seru dan jual beli serangan terjadi supaya yang menontong juga bisa puas melihat pertandingan terutama dalam kami menghambat tekad Persija juara Liga 1 musim ini.”